Proses Terjadinya Gerhana- Halo selamat datang di Blog Kita. Nah pada kesempatan singkat kali ini kita akan membahas sebuah fenomena alam yang terjadi beberapa tahun sekali.
Ya gerhana. Kamu termasuk orang beruntung jika melihat fenomena alam yang
satu ini dikarenakan sangat jarang terjadinya.
Namun dibalik semua itu, gerhana tidak terjadi begitu saja, gerhana
terjadi karena melewati beberapa proses. Apakah itu? Mari kita simak
penjelasannya berikut ini.
Sebelum membahas lebih lanjut mengenai gerhana mari kita cari tahu dulu.
Apa itu gerhana?
Apa itu gerhana?
Gerhana matahari terjadi ketika posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari,[1]
sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Walaupun Bulan
lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya Matahari sepenuhnya
karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi
lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata
149.680.000 kilometer. (https://id.wikipedia.org/wiki/Gerhana_matahari)
Sudah paham bukan, tentu. Namun gerhana itu sendiri terdapat dua macam yang
masing-masing darinya mempunyai proses tersendiri, yakni Gerhana Matahari dan
Gerhana Bulan.
Apa itu gerhana matahari?
Gerhana matahari adalah
serangkaian peristiwa matahari, bulan, dan bumi berada pada satu garis lurus.
Bulan terletak diantara matahari dan bumi. Cahaya matahari terhalang oleh bulan
baik itu terhalang sebagaian maupun terhalang keseluruhan.
Bagaimana proses gerhana matahari terjadi?
Gerhana Matahari terjadi saat posisi bulan berada di antara
Bumi dan Matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari.
Meskipun Bulan berukuran lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya
Matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400
kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak
rata-rata 149.680.000.
Dalam Proses gerhana, akan
selalu melibatkan dua bayangan yaitu umbra dan panumbra.
Bayang-bayang yang sangat gelap, disebut umbra atau bayang-bayang inti.
Pembagian Gerhana matahari
Dalam proses terjadinya gerhana matahari akan 3 ada kemungkinan yang
terjadi karena di pengaruhi posisi bulan.
Gerhana matahari total
Gerhana total terjadi jika saat puncak gerhana, bulatan Matahari ditutup
seutuhnya oleh bulatan Bulan. Ketika itu, bulatan Bulan sama besar atau bahkan
lebih besar dari bulatan Matahari. Ukuran bulatan Matahari & bulatan Bulan
sendiri berubah-ubah tergantung pada masing-masing jarak Bumi-Bulan &
Bumi-Matahari.
Gerhana matahari sebagian
Gerhana sebagian terjadi jika bulatan Bulan (saat puncak gerhana) hanya
menutup sebagian dari bulatan Matahari.
Pada gerhana ini, selalu ada bagian dari piringan Matahari yang tidak tertutup
oleh bulatan Bulan.
Gerhana cincin terjadi jika bulatan Bulan (saat puncak gerhana) hanya
menghalangi sebagian dari bulatan Matahari. Gerhana jenis ini terjadi saat
ukuran bulatan Bulan lebih kecil dari bulatan Matahari. Sehingga ketika bulatan
Bulan berada di depan bulatan Matahari, tidak seluruh bulatan Matahari akan
tertutup oleh bulatan Bulan. Bagian bulatan Matahari yang tidak tertutup oleh
bulatan Bulan, berada di sekeliling bulatan Bulan dan terlihat seperti cincin
yang bercahaya.
Gerhana matahari hibrida
Gerhana hibrida bergerak antara gerhana total dan cincin. Saat titik
tertentu di permukaan bumi, gerhana ini muncul sebagai gerhana total, sedangkan
pada titik-titik lain muncul sebagai gerhana cincin. Gerhana hibrida relatif
jarang.
Nah sudah sangat jelas bukan penjelasan tentang gerhana matahari serta pembagiannya. Baiklah satu lagi kita akan mempelajari gerhana bulan.
Apa itu gerhana bulan?
Gerhana bulan adalah saat sebagian atau keseluruhan penampang bulan
tertutup oleh bayangan bumi.
Bagaimana proses gerhana bulan terjadi?
Gerhana bulan terjadi karena sinar matahari yang menuju bulan terhalang
bumi. Karena sinar matahari mengarah ke bumi, di belakang bumi terbentuklah
bayangan, yaitu bayangan gelap total (umbra) dan bayangan redup (penumbra).
Pembagian jenis gerhana bulan
Menurut informasi yang didapatkan Wikipedia, gerhana bulan sendiri dapat
dibagi menjadi 3
Pada gerhana bulan total, bulan akan tepat berada pada daerah umbra.
Gerhana bulan sebagian
Pada gerhana bulan sebagian, bumi tidak seluruhnya menghalangi bulan dari
sinar matahari. Sedangkan sebagian permukaan bulan yang lain berada di daerah
penumbra. Sehingga masih ada sebagian sinar Matahari yang sampai ke permukaan bulan.
Gerhana bulan penumbra
Pada gerhana bulan panumbra, seluruh bagian bulan berada di bagian
penumbra. Sehingga bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram.
Bolehkan melihat gerhana tanpa alat bantu?
Melihat secara langsung ke fotosfer matahari (bagian cincin terang dari
Matahari) walaupun hanya dalam beberapa detik dapat mengakibatkan kerusakan
permanen retina mata karena radiasi tinggi yang tak terlihat yang dipancarkan
dari fotosfer. Kerusakan yang ditimbulkan dapat mengakibatkan kebutaan.
Mengamati gerhana Matahari membutuhkan pelindung mata khusus atau dengan
menggunakan metode melihat secara tidak langsung. Kaca mata sunglasses tidak
aman untuk digunakan karena tidak menyaring radiasi inframerah yang dapat
merusak retina mata. Karena cepatnya peredaran Bumi mengitari matahari, gerhana
matahari tak mungkin berlangsung lebih dari 7 menit dan 58 detik jadi jika
ingin melihatnya lakukan sesegera mungkin.









Post a Comment
Post a Comment