Selamat Malam sahabat Blog Kita. Lama tidak berbagi cerita. Karena saya sibuk di dunia nyata. mumpung lagi ada waktu, kali ini saya berbagi cerita kepada sahabat Blog kita Bersin dan Menguap. Silahkan di baca semoga bermanfaat.
Bersin dan Menguap
Rasulullah bersabda:
عن أبي هريرة رضي الله تعالى عنه عن النبي صلى الله
عليه وسلم قال: (( إن الله يحب العطاس ويكره التثاؤب، فإذا عطس فحمد الله فحق على
كل مسلم سمعه أن يشمته، وأما التثاؤب فإنما هو من الشيطان فليرده ما استطاع، فإذا
قال: ها، ضحك منه الشيطان )) صحيح البخاري في الأدب 6223
Dari Abu Hurairah radhiyallahu
ta'alaa anhu, Rasulullah bersabda, "Sungguh Allah mencintai orang yang
bersin dan membenci orang yang menguap, maka jika kalian bersin maka pujilah
Allah, maka setiap orang yang mendengar pujian itu untuk menjawabnya; adapun
menguap, maka itu dari syaitan, maka lawanlah itu sekuat tenagamu. Dan apabil
seseorang menguap dan terdengar bunyi: Aaaa, maka syaitan pun tertawa
karenanya". Shahih Bukhari, 6223.
Imam Ibn Hajar berkata, "Imam
Al-Khathabi mengatakan bahwa makna cinta dan benci pada hadits di atas
dikembalikan kepada sebab yang termaktub dalam hadits itu. Yaitu bahwa bersin
terjadi karena badan yang kering dan pori-pori kulit terbuka, dan tidak
tercapainya rasa kenyang. Ini berbeda dengan orang yang menguap. Menguap
terjadi karena badan yang kekenyangan, dan badan terasa berat untuk
beraktivitas, hal ini karena banyaknya makan . Bersin bisa menggerakkan orang
untuk bisa beribadah, sedangkan menguap menjadikan orang itu malas (Fath-hul
Baari: 10/6077)
Nabi menjelaskan bagaimana seseorang yang mendengar orang yang bersin dan memuji Allah agar membalas pujian tersebut.
Rasulullah bersabda:
(( إذا عطس
أحدكم فليقل الحمد لله، وليقل له أخوه أو صاحبه: يرحمك الله، فإذا قال له يرحمك
الله فليقل: يهديكم الله ويصلح بالكم )) صحيح البخاري في الأدب: 6224
Apabila salah seorang diantara
kalian bersin, maka ucapkanlah Al-Hamdulillah, dan hendaklah orang yang mendengarnya
menjawab dengan Yarhamukallahu, dan bila dijawab demikian, maka balaslah dengan
ucapan Yahdikumullahu wa Yushlihubaalakum (HR. Bukhari, 6224)
Dan para dokter di zaman sekarang
mengatakan, "Menguap adalah gejala yang menunjukkan bahwa otak dan tubuh
orang tersebut membutuhkan oksigen dan nutrisi; dan karena organ pernafasan
kurang dalam menyuplai oksigen kepada otak dan tubuh. Dan hal ini terjadi
ketika kita sedang kantuk atau pusing, lesu, dan orang yang sedang menghadapi
kematian. Dan menguap adalah aktivitas menghirup udara dalam-dalam melalui
mulut, dan bukan mulut dengan cara biasa menarik nafas dalam-dalam !!! Karena
mulut bukanlah organ yang disiapkan untuk menyaring udara seperti hidung. Maka,
apabila mulut tetap dalam keadaan terbuka ketika menguap, maka masuk juga
berbagai jenis mikroba dan debu, atau kutu bersamaan dengan masuknya udara ke
dalam tubuh. Oleh karena itu, datang petunjuk nabawi yang mulia agar kita
melawan "menguap" ini sekuat kemampuan kita, atau pun menutup mulut
saat menguap dengan tangan kanan atau pun dengan punggung tangan kiri.
Bersin adalah lawan dari menguap
yaitu keluarnya udara dengan keras, kuat disertai hentakan melalui dua lubang:
hidung dan mulut. Maka akan terkuras dari badan bersamaan dengan bersin ini
sejumlah hal seperti debu, haba' (sesuatu yang sangat kecil, di udara, yang
hanya terlihat ketika ada sinar matahari), atau kutu, atau mikroba yang
terkadang masuk ke dalam organ pernafasan. Oleh karena itu, secara tabiat,
bersin datang dari Yang Maha Rahman (Pengasih), sebab padanya terdapat manfaat
yang besar bagi tubuh. Dan menguap datang dari syaithan sebab ia mendatangkan
bahaya bagi tubuh. Dan atas setiap orang hendaklah memuji Allah Yang Maha Suci
Lagi Maha Tinggi ketika dia bersin, dan agar meminta perlindungan kepada Allah
dari syaitan yang terkutuk ketika sedang menguap (Lihat Al-Haqa'iq Al-Thabiyah
fii Al-Islam: hal 155)
( alsofwah.or.id - 13 Ramadhan
1424/071103 )



Post a Comment
Post a Comment