Halloween party ideas 2015



Awalnya rencana untuk ikutan perjalanan ke kota SAMARINDA sebagai ARD (tenaga bantu KFC) di Mal Lembuswana Samarinda khusus mengisi liburan di bulan puasa karena ada kesepakatan bersama adikku yang sudah kerja di sana sebelumnya, dimulai dari jadwal berangkat yang secara tiba-tiba membuatku merasa was-was dan deg-degan. Jujur aja ini rencana sudah matang dan hanya tanggalan saja yang menentukan aku jadi berangkat atau tidak karena dalam masa sibuk, surat lamaran kerja juga belum di buat dan maklum Ijazah kuliah juga baru keluar dan yang paling di takutkan adalah tidak pernah sama sekali berangkak ke Samarinda sebelumnya baik sama-sama keluarga atau sendirian karena akan menempuh waktu perjalanan + 12 jam.
Tak berapa lama dapat kepastian karena sudah minta ijin dari orang tua...hehehhee..ternyata berangkat tanggal 10 Juli 2013 (Awal Bulan Puasa Ramadhan)  yang ternyata sudah pasti tidak ada kesibukan lagi...semangaaatt..hehehehe...Tidak banyak yang dipersiapkan hanya kendaraan yang sudah diservis sebelumnya, stok bensen dan uang Rp. 250rb
10 Juli 2013, 04:00 AM adalah hari yang paling menegangkan buat aku. Di dalam perjalanan yang ku lewati (sudah meninggalkan tempat kediaman di Kabupaten Tabalong) terasa mengherankan dan mencengangkan. Di jalan melewati gunung rambutan.. SUBHANNALLAH sungguh pemandangan gunung dan bukit yang begitu indah dan luas serta tingginya (maklum baru pertama kali melihat. Hehehehe.....). Di dalam benakku kota Kal-Tim adalah kota yang ramai dan penuh dengan kesibukan. Namun sudah lebih berjam-jam aku lewati gunung-gunung dan bukit-bukit.... namun tidak ku rasakan keramaaian orang-orang di kota KAL-TIM. Lain seperti kita bepergian ke kota Banjarmasin yang semakin jauh semakin ramai. Sejenak aku berpikir apakah aku tersesat atau bagaimana. Mau rasanya balik untuk meng-urungkan niat ke kota Samarinda namun karena dipikiranku sudah jauh perjalanan yang aku tempuh kira-kira sudah separuh perjalanan terpaksa harus melanjutkan.
Suasana Pegunungan Kal-Tim
Jam 11:30 AM akhirnya sampailah saya di pelabuhan penyeberangan Ferry di kota tenggarong yang mana sudah disebutkan oleh kakak ku sebelumnya, karena transportasi satu-satunya yang digunakan masyarakat tenggarong jika ingin menyeberang karena jembatannya sudah runtuk tahun 2011 kemarin. Sambil menunggu penumpang lainnya di dalam  kapal Ferry di sana waktunya santai dan menghilangkan lelah sejenak karena maklum lagi puasa.

Setelah sejam penyeberangan melanjutkan lagi perjalanan menuju Samarinda. Sudah beberapa jam dilewati dengan mengikuti arah petunjuk jalan akhirnya sampailah di kota Samarinda. Kira-kira jam 15:45 AM sampailah dirumah tempat tujuan yaitu di Sempaja, Samarinda.
Suasana Kota Samarinda
 
<<<<<<by >>>>>>

Post a Comment

Powered by Blogger.